Senin, 13 Agustus 2012

wanita kurus itu berjalan di pinggiran kota


Senin, 13 Agustus 2012
Time: 21.05
Place: Kostan
Backsound: Lullabies by Yuna
Alhamdulillah sampai kosan!
Badan penuh keringat, lalu saya mandi. Jam segini sudah berada di kosan dengan keadaan sudah mandi itu adalah suatu anugrah bagi saya, ya bagi kami para auditor dengan waktu bekerja menembus batas waktu jam kerja para pegawai negri sipil :p. Ini minggu kedua saya di klien baru saya di daerah pancoran dan karena hari ini senior saya tidak datang ke kantor klien jadi saya pulang dari kosan sendiri, biasanya nebeng :p. Setelah bertanya pada teman saya angkutan umum apa yang dapat menghantarkan saya ke daerah kosan, akhirnya saya naik metromini 640.
Oke, dapat formulasi baru pancoran-kosan, I love making new experience, YEAY!  Memakai rok, high heels, dan menggendong harta saya(laptop) tidak menggoda saya untuk naik taksi. Saya tidak menyangka rute metromini 640 mengantarkan saya sampai di jalan sudirman dan saya turun di salah satu jembatan penyebrangan terdekat menuju jalan ke kosan saya.
Naik Metromini/Kopaja selain murah hanya dengan mengeluarkan kocek dua ribu rupiah, selain itu saya juga tidak ingin membiarkan diri saja terbuai dengan menggantungkan diri saya oleh kemudahan dengan menukar dengan rupiah. Oke memang kemudahan bisa dibeli dengan rupiah dan kita sudah capai dengan bekerja terlebih  tidak mudah untuk naik kopaja, kamu butuh waktu tenaga extra untuk menyeimbangkan tubuh kamu ketika naik turun kopaja dan juga harus naik turun jembatan penyebrangan.
Tapi saya menikmati, menikmati perjuangan yang ketika saya dengan berat 44 kilo berjalan menyusuri trotoar kota menggendong tas laptop di tengah hiruk pikuk kota Jakarta, saya merasakan sebuah.. apa ya lebih tepatnya, perbauran dengan warga Jakarta lain yang berdesak-desakan, mengantri,  perjuangan untuk secercah harapan. Kelak ketika kita sudah sukses, saya akan merindukan dan akan jadi kenangan saya melakukan hal seperti ini. Cerita berjalan menunduk, malam hari, dengan latar belakang suara klakson, berhiaskan lampu merah dan lampu-lampu kendaraan, lukisan berwarna hitam dan abu-abu kota. Cerita untuk menyiapkan dirimu untuk tangguh. Cerita untuk harapan disana, untuk cerita lain yang tidak akan engkau sangka-sangka.
Keep On Dreaming!